Misi pertama akhirnya selesai. Poon Hill, tempat yang dulu hanya hidup dalam mimpi, kini benar-benar kujejak dengan langkahku sendiri. Sekecil apapun, seremeh apapun mimpi itu, nyatanya tak pernah benar-benar mati, hanya pingsan, dan siuman saat usia telah berdiri di tepi
NAMASTE! Ini saatnya aku memberikan hadiah sebagai bentuk penghargaan untuk diriku sendiri, yang telah bekerja keras, yang telah menggunakan banyak waktu, tenaga, dan pikiran untuk mencari penghidupan. Aku berhak mengapresiasi diri. Ini adalah bentuk kebahagiaan tersendiri bagiku. Kebahagiaan untuk seseorang
Bismillahi tawakkaltu ‘alallahi wa laa haula wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhim. Pukul 8 pagi aku berangkat naik motor dari Klaten menuju Basecamp Merbabu Pak Parman, Boyolali. Tiba di sana saat matahari telah meninggi, tepat pukul 10. Kedatangan di
Jepret! Kuabadikan keindahan pesona badan pesawat AirAsia melalui kamera ponsel saat berada di ruang tunggu Bandara Soetta Terminal 2. Aku menorehkan momen itu dalam status WhatsApp, merangkumnya dengan sebuah kutipan bahasa Inggis yang cukup populer: “Hiking is the answer. Who